Berikut
hasil review dari CoDIo-8 yang kami gelar 11 April 2011 - 26 Mei 2011

>> ZAKY NURDIN ( PELAJAR 22 th. ) Produk Stereo Coder Codio-8 lebih
bagus dari MX-Pro. Suara lebih jelas antara bass dan trebelnya. Audio
juga lebih lantang, Pemisahan Stereo lebih lebar dari merk sebelumnya.
Dengan Volume yang agak tinggi tidak pecah (Bahasa Jawa: sember). Dengan
harga yang sesuai kantong, kita mendapatkan kualitas yang lebih. Desain
PCB juga bagus dari merek-merek Stereo Coder lainnya. kualitas tidak kalah
dengan produk-produk built up di pasaran. saya bangga menggunakan AIRCOM
Codio-8 karena buatan Indonesia, namun dengan kualitas yang mendunia.

>> MASRURI ABD.GHONI ( SWASTA 56 th. ) AIRCOM Codio-8 menghasilkan
audio yang lebih keras daripada produk AIRCOM sebelumnya, noise lebih
kecil dan pemisahan stereo lebih besar, stereo coder bawaan exciter kami
sebelumnya mudah pecah audionya jika terkena bass terlalu besar, treble
juga kurang halus, produksi ini frekuensi audio low dan highnya lebih
jelas dan lebih jernih, tidak mudah pecah saat ditambah levelnya, jika
dibandingkan dengan stereo coder produk lokal Pacitan, saya rasa produk
AIRCOM Codio-8 ini lebih berkualitas dan dapat diandalkan.

>>
ARIS WAHONO ( WIRASWASTA 39 th. ) Codio-8 secara keseluruhan cukup bagus,
respon nada Bass sangat baik midel yang jelas juga keras tapi tetap enak
didengar/soft, Treble cukup lantang. Codio-8 bisa menerima masukan bidang
audio yang lebar dan bisa mengolah dan mengeluarkan audio persis dengan
aslinya, didukung dengan komponen yang dan PCB yang bagus serta rakitannya
yang sangat rapi, Stereo Codio-8 yang bagus, pemisahan kiri dan kanan
sangat sempurna bisa dibandingkan dengan suara radio komersial meskipun
Codio-8 hanya 8 sampling, dari MX 200 Pro tentunya Codio-8 pasti lebih
bagus dan lebih sempurna.

>> AMRI MUHTASYIM ( TEKHNISI 26 th. ) Output keluaran Codio lebih
Flat daripada MX-200 Low pass filternya juga bagus hanya belum adanya
jumper pre empasei yang menurut saya menjadi kekurangannya signal 19 KHz
dan 38 KHz lumayan sinus. Disini saya sertakan juga CD hasil test saya
berupa recording screen capture dari PC saya dan saya ikutkan juga hasil
recording 192 KHz sampler dari test saya. Demikian sedikit review saya
tentang Codio untuk lebih lengkapnya silahkan dilihat CD nya terima kasih.

>> A. HARIYANTO ( TEKHNISI 35 th. ) Setelah kita pasang pada PLL
Veronica & kita bandingkan dengan encoder SPI menghasilkan beberapa
poin : (1). Suara nada tengah dan rendah lebih muncul jadi suara lebih
los keluar dan diperlukan pengeredam VR 186 - VR 177. (2). Kanal kanan-kiri
lebih terasa terpisah nyaris bersih. Kanal kiri dimasuki Input terus kanal
kanan dimatikan, ternyata diterima diradio penerima suara juga sama. (3).
Memang pertama kali dicoba Pilot stereo diradio sempat kedip-kedip. tapi
setelah di Tun VR 186 - VR 177 sudah sempurna lagi. Tegangan (+,- ground)
/ simetris memang kurang praktis jadi terpaksa bikin power suplay baru.

>> WIDODO ( WIRASWASTA 32 th. ) Kualitas Codio-8 memang tidak disangka-sangka,
pertama saya menggunakan MX-200 Pro kualitas audio juga stereo yang dihasilkan
sangat bagus tapi dengan adanya codio-8 saya bisa membedakan, codio-8
nada tengahnya lebih menonjol, treble nya lebih halus juga suara bass
yang lebih panjang. Disamping itu juga desain yang rapi dan kualitas komponen
serta PCB yang bagus, tidak hanya suara saja yang bagus tapi dipandang
mata juga enak. Dengan adanya Codio-8 keinginan saya bisa tercapai dengan
harga terjangkau bisa menghasilkan suara yang sangat istimewa.

>> SUPARMAN ( TEKHNISI RADIO 45 th. ) AIRCOM Codio-8 lebih baik
dari pada produk lain yang pernah saya gunakan. Audio nya lebih lebar
daerah frekuensi main. Pengalaman yang sering dijumpai, disaat kita ingin
audio diperbesar, akan cacat, serak-serak, tidak linier, apalagi nada
rendah dinaikan, lampu stereo sudah kedap-kedip. Tapi setelah saya coba
gunakan AIRCOM Codio-8< audio lebih empuk dan hanya dengan sedikit
audio sudah besar.

>> AGUS PRIAMBODO ( KARYAWAN TEKHNIK 39 th. ) (1). Fisik PCB + layout
semakin baik, kalau mungkin pakai komponen SMD. (2). Perlu tambahan rangkaian
audio limiter / compressor sehingga suara tidak mudah pecah kalau input
over modulasi. (3). Cross talk sudah cukup bagus antar kanal (uji dengar
tanpa alat). (4). Kadang-kadang audio terdengar mengayun (naik-turun)
seperti proses switching yang tidak sempurana. (5). Kualitas audio output
cukup bagus (flat) bass - mid - treble bagus. (6). Kalau bisa power suply
pakai umpolar saja (+ R GND) tidak simetris sehingga rangkaian PSU lebih
simple. (7). Bila dibandingkan produk lain, AIRCOM jauh lebih baik.

>> SYAIFUL EFFENDI ( TEKHNISI RADIO MENARA 39 th. ) AIRCOM Codio-8
adalah produk yang sangat bagus secara kualitas untuk saat ini, dan untuk
kedepan mempunyai peluag pasar yang sangat besar dengan harga sangat murah
kalau dibanding kualitas suara yang dihasilkan. Setelah saya pakai AIRCOM
Codio-8 ternyata memang memang kualitas audio musik radio saya banyak
berunah / tingkat musik R / L terasa banget. Ternyata bukan kami saja
yang menikmati, ternyata fans / pendengar radio kami juga merasakan malah
berani bertanya. Apakah pemancar radio di ganti ? Wkwkwk......... Terima
kasih AIRCOM Codi-8.

>> HERIADI ( SWASTA 36 th. ) Untuk fasilitas AIRCOM Codio-8 kapasitas
dari Audio nada rendah dan tinggi sangat baik dan ditambah lagi kualitas
stereo dan bahan sangat berkualitas didukung dengan level komposif sehingga
untuk memudahkan Auot -Put, Input untuk dimaksimalkan.

>> DENA MARDIANA ( TEKHNISI RAKOM 29 th. ) Walaupun saya pakai pertama
kali ini Codio-8 + EXTRA LOCK II, ternyta hasilnya sangat mengejutkan,
Codio-8 mampu memecahkan record baru dalam dunia BROADCAST, saya pernah
pakai produk BUILT UP (RVR). Saya pernah pakai stereo coder Soft Ware
(Break away Broadcast Prosessor), ternyata pemborosan semata, Codio-8
harga enteng, tetapi mampu bersaing dengan produk Built Up. Saya semakin
yakin AIRCOM / Codio-8, akan lebih maju dan akan memberikan hasil yang
sangat luar biasa dan membuat para pendengar radio makin betah dan tak
geser frekuensi. " Luar biasa Codio-8 " " Product Lokal
Kualitas InterNational ".

>> FIRMAN LUKBIANTO .S. ( PNS 31 th. ) (1). Tampilan Codio-8 lebih
kelihatan bonafit layaknya produk brauded. (2). PCB dan komponen yang
digunakan cukup berkualitas. (3). Modulasi yang dihasilkan Codio-8 lebih
jernih dengan frekuensi audio tinggi dan bulat untuk frekuensi rendahnya.
(4). Saat modulasi silent tidak terdengar desis stereo di radio semacam
terdapat gate expouder. (5). Filter 50 US / 75 US yang dihasilkan lebih
jernih dibandingkan exciter Blues NV RVR (Pre amphasis). (6). Tidak perlu
modifikasi lagi menggunakan PLL TTL (veronica) karena terdapat level komposite
dan pilot level yang dapat di adjust.

>> EKO SULISTYONO ( TEKHNISI 42 th. ) Untuk produk Codio-8 sangat
bagus di banding yang lain dan saya sangat puas dengan menggunakan produk
tersebut, karena kualitas audio juga sangat bagus sebab nada rendah maupun
nada fungsinya sangat tampak perbedaannya serta setting audio sangat mudah,
sebelum saya menggunakan produk Codio-8 kualitas audio yang saya pegang
mirip radio AM. Sehingga saya berusaha di internet mencari info hingga
saya menemukan Codio-8 ini dan saya ingin sekali menggunakannya dan setelah
saya dapatkan Codio-8 saya secara pribadi sangat puas, dengan suara yang
dihasilkan Codio-8.

>> GUN GUN GUNAWAN ( KARYAWAN 36 th. ) Modulasi suara stereo yang
dihasilkan sangat sempurna level bass & treble terasas seperti stereo
coder inport. Pemisahan kanal stereo sangat bagus walaupun saat dimatikan
sebelah masih ada sedikit distorsi suara. Vokal bulat dan setara dengan
suara aslinya. Saran : ditambahkan instalasi dan manual instalnya dan
jika memungkinkan menggunakan komponen SMD.

>> RICKY AMANDA ( TEKHNISI RADIO 27 th. ) (1). Di lihat dari rangkaian
PCB dan tata letak Codio-8 sangat rapi. (2). Bass nya terasa halus danempuk
di dengar. (3) Pemisahan kiri kanan mantap sangat seimbang. (4) Hasil
design sendiri ini adalah kebanggaan dengan kualitas dan kualitas yang
lumayan bagus. (5) Sayangnya codio-8 tidak mempunyai manual book sehingga
terkesan kurang profesional. (6). Tidak adanya penjelasan fungsi seperti
SCA / RDS input, 19 KHz output, composite level, output dll, termasuk
penjelasan cara pemasangan membuat para pengguna / tekhnisi pemula kesulitan
untuk menggunakan Codio-8.

>> MUHASAN ( GURU 33 th. ) Codio-8 mempunyai kelebihan pilot lampu
19 Kc-nya yang bisa diatur dan level modulasinya sehingga bisa diperoleh
keseimbangan antara level modulasi dengan level 19 Kc. Kelebihan Codio-8
sangat terasa pad kualitas modulasi dengan pre empasis, saat radio penerima
ditaruh pada mode stereo dan pada mode mono tidak terjadi penurunan kualitas
audio, ini yang menjadi perbedaan dan unggulan pada Codio-8 dibnanding
stereo coder yang selam ini saya gunakan. Stereo coder kami yang lama
buatan H*M R*d** Surab*** akhirnya masuk gudang simpan.

>> YANTO ( KARYAWAN SWASTA 39 th. ) Codio-8 menurut saya suatu inovasi
yang cukup dinanti, karena selam ini yang nama nya produk stereo coder
dalam negeri tidak pernah yang mengutamakan kualitas ( khususnya produk
KIT ). Saya tidak begitu faham dunia elektronik akan tetapi setelah saya
mengenal Codio-8 saya langsung merasakan sesuatu yang berbeda khusus reproduksi
suara yang lebih jernih. saya berharap semoga Codio-8 lebih layak diminati
oleh para Hobies dan profesional.

>> WIDODO ( WIRASWASTA 32 th. ) Codio-8 menurut saya sangat bagus,
dengan menggunakan mixer biasa, bisa menghasilkan suara bass dan midel
serta trible yang pas, suara bass yang bisa diperbesar tapi tidak pecah
( tetap kempel ) dan dengan out put yang kecil dari mixer sudah bisa menghasilkan
suara yang p[as diradio. Dengan menggunakan Codio-8 banyak pendengar menanyakan
" suaranya kok bisa sama dengan radio-radio yang besar " dan
ada juga yang bilang " bass nya mantap dan midelnya renyah ( kayak
krupuk ya ). Codio-8 juga bisa menghasilkan suara yang benar-benar balance.

>> EKO ROEDIANTO ( PNS 42 th. ) (1). Kualitas suara sudah bagus
( bass, treble dan midle ), di banding MX - PRO yang masih kurang di nada
midlenya, pemisahan suara R & L jernih tanpa noise, yang biasanya
pada MPX buata D*A dari Bandung untuk pemisahan R & L masih terditorsi.
(2). AIRCOM Codio-8 ini saya coba pakai compresor dan limiter merk Samson
suaranya Wow tambah mantap, kami ucapkan SElamat Buat Tim AIRCOM.

>> HARI JAYA ( SWASTA 37 th. ) (1). Stereo coder Codio-8 tampil
dengan wajah barunya, dengan model dan tampilan yang perfect. (2). Bass
yang mantap dan treble yang halus juga noise yang rendah, membuat stereo
dengan 8 sampling ini bak Souround, jadi terasa beda jauh bila dibandingkan
dengan stereo coder SPI / produk sejenis lainnya yang sudah pernah saya
pakai sebelumnya. (3). Skema dan PCB nya yang tebal dan penataan komponen
rapi, rajin dan sangatlah bagus yang setara dengan produk pabrikan / builtup.
(4). Jaya selalu, dan terus berkarya buat AIRCOM kedepan.

>> KURNIAWAN ( TEKHNISI 36 th. ) (1). Fisik : simple, penampilan
rapi, p[osisi trimmer tidak terhalang posisi conector dipinggir kanan
/ kiri. (2). Kualitas audio : - phase kanan dan kiri murni terpisah. -
Noise / Duging hampir / bersih. - Bass, trable, middle hampir mengikuti
pengaturan ( suara terdengar jelas ). (3). Minor : - Perlu penambahan
AGC ( Auto Gain Control ). - Alarm oven level indicator. - Kalau perlu
jadi satu box power supply.

>> TRI HARIYONO ( TEKHNISI 43 th. ) (1). Pada dasarnya lebih baik
dari pendahuluannya ( MX - 200 PRO ). (2). Nada reudel dan tinggi lebih
terasa dengan noise yang tidak erasa ( sangat bersih kualiatas audionya).
(3). Kanal L & R / stereo sangat baik, benar-benar terpisah antara
L & R. Efeknya sangat terasa.

>> RONI PALINTA ( TEKHNISI RADIO 32 th. ) Audio antara kanal audio
kiri dan kanan seimbang dan kualitas audio stabil. Dengan output composite
stereo coder audio lebih hidup dan modulasi lantang suara menjadi Oke
banget.

>> BENIE YOENARA ( PNS 2011 th. ) (1). Kualitas audio bagus ( modulasi
lantang ) bass / treble bagus. (2). Kualitas PCB bagus ( keren ) kesannya
seperti PCB Built up. (3). Masih ada sedikit denging. (4). Dibanding produk
lain harga termasuk murah. (5). Demo audio untuk kanal kiri dan kanal
kanan sangat terasa. (6). Noise sedikit masih terasa, terutama ketika
tanpa input / modulasi. (7). Perlu dilengkapi skema kasar ( User Manual
). (8). Tegangan harus simetris jadi agak ribet karena tidak bisa "
instant ". Dengan power supply yang dijual dipasaran yang rata-rata
hanya ( +, - ) terpaksa harus merakit PSU / Regulator lagi, ujung-ujungnya
jadi tambah dana.

>> SALAHUDDIN, AMK. ( PERAWAT th. ) Kalau menurut saya Codio-8 sangat
bagus suaranya kiri dan kanan nyaris tidak ada bocor, sangat bagus inilah
yang saya cari selama ini, pernah saya mencari produk lain sangat susah
untuk mengatur audio nya saya besar treble bass hilang besar bass treble
hilang, semenjak saya pakai Codio-8 semua berjalan dengan lancar dan tidak
ada hambatan di stellan audio nada rendah bisa terangkat betul-betul kayak
suara aslinya. Terima kasih AIRCOM, Terima kasih Mas Dwi saya tidak kecewa
dengan produk AIRCOM, akan saya terangkan sama kawan - kawan saya. Pokoknya
produk AIRCOM betul - betul Woww..... di bidang audio. Apalagi waktu pertama
saya memakai produk AIRCOM mengenai Booster pertama saya pakai booster
30 watt sudah 3 tahun, saya pakai belum pernah rusak. Sekarang saya pakai
booster 300 watt dengan perlengkapan yang begitu tahan panas. OK banget
mengenai Codio-8 yang ini saya sangat puas dengan kecernihan suaranya
pokoknya dengan adanya produk AIRCOM saya tidak akan beralih ke produk
yang lain, produk AIRCOM salah satu produk kebanggaan saya di bidang pemancar,
kalau nanti kapan - kapan saya akan berkunjung ke tempat produksi AIRCOM
ini saya mau lihat langsung bagaimana tangan - tangan handal memproduksi
dan merakitnya. Pokoknya saya angkat jempol dengan produk AIRCOM. Hidup
AIRCOM !!!.. Hidup Mas Dwi !!!!!!!!... Saran saya Mas Dwi sekali layar
berkembang surut kita berpantang, pokoknya AIRCOM jalan terus. TRIMk'ssssssssssssssss...

>> JEMINGUN (AGIEL WARDHANA) ( TEKHNISI AUDIO 32 th. ) Setelaah
exciter kami dipasang Codio-8, hasilnya sangat luar biasa. Suara bisa
berubah total. Sebelumnya setting audio sangat sulit,tidak bisa ketemu
- ketemu karakter suara yang diinginkan. Pilot stereo juga sering kedip-kedip
kalau level audio ditamabh, suara jadi cacat pecah-pecah, dan suara yang
dihasilkan juga belum bisa lantang sehingga membuat kita sangat kesulitan
dalam hal setting audio. Tapi setelah p[akai Codio-8, semua itu bisa teratasi.
Suara nada tinggi, tengah, rendah sangat lebih muncul dan tampak sekali
perbedaannya, sehingga memudahkan kita untuk setting audio yang kita inginkan.
kanal L dan R sangat terasa terpisah. Tidak cukup itu saja, lebih hebatnya
dari Codio-8, walaupun suara kita genjot sangat keras, Codio-8 bisa menerimja
audio dengan sempurna, tidak gember / pecah, sehingga hasil suara bisa
sangat lantang, los keluar. Pokoknya saya sangat puas dengan hasil dari
Codio-8.

>> RAHMAT PETRA ( TEKHNISI RADIO DAN TV LOKAL 27 th. ) Jam 3 sore
hari Kamis tanggal 26-05-2011, saya cek pesanan Codio-8, saya yang baru
nyampek di radio Safasindo. Dan malam harinya karena penasaran dengan
coment rekan-rekan tekhnisi di facebook AIRCOM tentang Codio-8 dan juga
karena nyarap hadiah dari " Best Review " dari promo Codio-8
AIRCOM. Saya langsung memasang pada EXITER FM saya yang ada dirumah. Kebetulan
memakai PLL EXTRA LOOCK II, stereo SPI rakitan dan power 30 watt rakitan
sendiri, yang biasa saya gunakan untuk Exsperiment Pen Tuningaan Antena
dll. Karna ya ngak mungkin dech bongkar pasabg diradio yang lagi siaran.
He.....he.........he......... Ntar bisa-bisa kena semprot ama boss. Nah
setelah saya bongkar stereo SPI rakitan saya pasang langsung Codio-8 cuma
dengan 2 baut saja. Lalu saya kasih tegangan, eh ternyata tegangan ada
Plus dan Minus. Ini satu perbedaan dari Encoder lain. Kebetulan sekali
saya menggunakan power supply trafo 10A dengan Aout sekunder 0-24 volt
dan CT 9 s/d 12 volt. Nah langsung dech saya cari-cari dioda 1A 4x, Elco
2x 6800 Uf, dan ngak lupa juga IC 7812 dan 7912 untuk regulatornya. dah
nyala tuCodio-8. Dan setelah itu tak pasang langsung input audio ke terminal
terus composit out ke EXTRA LOOCK II, posisi PLL Lock di 88,2 MHz dan
pasang dumy load 50 ohm 300 watt, karna ngak punya antena luar di bengkel
He.....he.........he... Terus saya nyalain player winamp di PC pake Mixer
Yamaha 12 Ch. Sementara itu Codio-8 belum ada di putar bagian trimpotnya,
saya langsung seard dengan radio Hp Sony Ericson C510 pas ketemu frekuensi
TX 88,2 MHz waduhh ternyata out di mixer dan Pc nya ke gedean. over load
dech jadi nya..... Eh tapi setelah saya amat-amati Audio nya over tapi
ga' berserakan, satu lagi Limitter / A9C nya saya ga' tahu persis hanya
Mas Dwi yang detail mengetahui soal itu. kalo dibandingkan dengan Encoder
lain pada Audio posisi Over load waduh bisa-bisa frekuensi PLL jadi joget-joget
berterbangan kemana-mana tuch he,....he......... Setelah itu Audio saya
kecilin dan saya putar composit level sampai di radio ga' keluar stereo,
dinaikin sedikit-sedikit sampai stereo nya nyala, kira-0kira Trimpot terbuka
3/4. Terus Audio di Mixer dinaikan juga sampai batas Audio tidak over.
Saya amati disini perbedaan sudah kelihatan : (1). Antara Audio L dan
R betul-betul terasa terpisah, terus saya coba buka satu-satu pad terminal
audio input. Itu saya dengar tingkat kebocoran dari audio L ke R sangat
tipis begitupun sebaliknya. (2). Respon frekuensi Audionya sangat lebar
antara frekuensi bass Midle dan Trible benar-benar terpisah, sejuk di
dengar, cocok sekali dengan motto radio kami " Safasindo FM "
( lebih sejuk di dengar umat ). Segitu dulu review saya tentang Codio-8,
hasil dari experiment saya semalam dengan Codio-8. Dan terimakasih kepad
AIRCOM yang sudah banyak membantu saya sebagai tekhnisi lokal yang sulit
mendapatkan spare-part, KIT, MODUL untuk pemancar radio khususnya. SEKIAN
DAN TERIMA KASIH.

>> SULEMAN ( TEKHNISI RADIO 40 th. ) Di banding stereo 8 sampling
katrud. Codio-8 jauh lebih bagus, kualitas audio stereo Codio-8 sangat
bagus sekali, sinyal Tune 19 KHz sangat bersih, nada tinggi tidak kedengaran
pecah, pemisahan kanan dan kiri sangat terasa. Walaupun tanpa menggunakan
audio procesor kualitas Codio-8 sangaat bagus, desain PCB cukup bagus
sekali, nada rendah dan tinggi terasa, pada receiver, sparasi stereo juga
bagus, secara keseluruhan Codio-8 is The Best.

>> DWI KURNIAWAN ( TEKHNISI + HOBBYST 41 th. ) Hasil pengetesan
dari kami FM 107.7 A.M : (1). Audio output loud. (2). Sparasi L dan R
bagus. (3). Crostalk sempurna. (4). Pilot phasa tajam. (5). Nada sampling
dari input dengan preemphasis 75 Us bagus (flat). (6). Efeect Suround
tidak begitu kental. (7). Noise level dari output maximum kami set di
800 Upf tidak ada pilot stabil.

>> ANSORI ISDARWANTO ( SWASTA 48 th. ) Secara umum nada bass, treble,
tengah sudah cukup bagus, setelah aku bandingkan dengan produk H*M / Br*m
Surab***, AIRCOM jauh lebih bagus dan rapi dan soal harga sangat lebih
murah. Cuma bagian power menurut saya sedikit kurang praktis, Mas Dwi
aku tunggu produk yang lain juga Mas. Saya penggemar fanatik produk AIRCOM.
Sukses selalu.

>> SUHENDRO PRAMONO ( WIRASWASTAWAN & TEKNISI RADIO 45 th. )
Produk ini kualitas audionya lebih bagus dari produk lain karena kualitas
audionya hampir menyamai dengan kualitas audio setelah melalui optimod.
Modul AIRCOM CoDIo-8 noisenya bagus yaitu cukup rendah.

>> SYAMSUL HIDAYAT ( TEKHNISI KOMPUTER 50 th. ) Saya selama ini
belum pernah menggunakan stereo coder, sehingga saya belum dapat membandingkan
atau membedakan produk selain dari AIRCOM, namun pada umumnya, produk
dari AIRCOM yang selama ini kami pergunakan merupakan produk yang handal
dan mempunyai kualitas yang bagus. Jadi saya percaya bahwa produk AIRCOM
Codio-8 pasti bagus. Dan setelah saya coba ternyata hasilnya terasas beda
sekali, dimana nada-nada bass, treble, dan nada-nada frekuensi audio lainnya
sangat terasa sekali perbedaannya, saya senang sekali dengan kualitas
audio dari Codio-8 ini. SElamat mencoba.

>> WAHYU PUJIONO ( TEKHNISI 37 th. ) Saya adalah tekhnisi yang sering
merakit atau memperbaiki pemancar Radio Komunitas ataupun komersial baik
itu dalam kota Tulungagung maupun luar kota Tulungagung bahkan luar Jawa.
Selama saya merakit ataupun memperbaiki pemancar radio tersebut ( produksi
lokal ) keluhan saya adalah hasil audio dari MPX Stereo yang berbeda-beda
hasilnya " Tidak puas " termasuk produk Aircom MX-200 ( MPX
2 sampling yang pertama kali ) dengan ketidak puasan saya itu, saya akhirnya
menggunakan produk lain diantaranya produk VERONIKA, K*2X, produk BR*M
G*T*NG K*L* dan bnyak produk yang lain, yang hasilnya sama........ tiidaaak
puuuuuuaaass. Dan pada akhirnya saya beli EXCITER ( lokal ) yang hasilnya
sama saja tidak puas. Kemudian sekitar bulan Januari yang lalu saya ada
informasi bahwa AIRCOM akan mengeluarkan produik baru ( MPX 8 sampling
). Saya menunggu keluarnya produk tersebut dan setelah produk tersebut
keluar, saya coba beli Codio-8 pada tanggal 26 Mei 2011. Karena saya penasaran,
sesampai di rumah langsung saya coba dan hasilnya tidak diragukan lagi
( puas ). Kepuasan saya tidak cukup sampai disini dalam arti saya mengharap
AIRCOM mengeluarkan produk-produk yang lain yang lebih luar biasa / lebih
sempurna sehingga AIRCOM mampu / bisa menjawab keluhan-keluhan dari pelanggan
/ penggemar ELEKTRONIKA saat ini. Perbandingan produk AIRCOM dengan produk
yang lain ( untuk MPX Stereo ). *Codio-8 : (1). Lampu stereo receiver
nyala terang. (2). Hasil di radio tidak Noise. (3). Audio plat juga brol
( tidak ndelep ). (4). Mudah penempatannya dan pengesetannya. (5). Menggunakan
satu daya simetris ( + / - / ground ) (12 v ). (6). Bentuknya Reki persegi
panjang sehingga mudah penempatannya. (7). Menggunakan PCB bolak balik.
Untuk produk K*2X ( 8 sampling ) : (1). Lampu stereo receiver nyala terang
terkadang berkedip. (2). Hasil di radio tidak noise terkadang ada suara
berisik ( cemruit ). (3). Audio tidak brol ( ndelep ) akan tetapi treble
enak. (4). Penempatan dan pengesetan enak AIRCOM. (5). Menggunakan catu
daya ( + / - ) 12V. (6). Bentuk hampir bujur sangkar sehingga penempatannya
sulit karena hampir rata-rata bentuk PLL Lokal persegi panjang. (7). Menggunakan
PCB bolak balik.
Untuk produk BR*M : Lampu stereo receiver nyala terang terkadang berkedip.
SELANJUTNYA SAMA DENGAN produk K*2X.
HASIL AKHIR AIRCOM TETAP UNGGUL............

Demikian
hasil review pada saat kami gelar promo peluncuran CoDIo-8
Semoga
bermanfaat...
|